Inhil Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi di Rakor Kemendagri
TNI AU Peduli, Danlanud Roesmin Nurjadin Bantu Korban Banjir di Rumbai
Serap Aspirasi Masyarakat Reteh, H Ikbal Sayuti Siap Kawal di DPRD Riau
Kecurigaan Paloh ada musuh dalam selimut di pemerintahan Jokowi

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mencurigai adanya partai-partai yang mendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla setengah hati. Bahkan dia juga khawatir adanya musuh dalam selimut ini akan merusak roda pemerintahan.
Surya enggan menjelaskan siapa pihak tersebut. Ketika disinggung apakah yang dimaksud adalah PAN, Paloh menjawab diplomatis.
"Saya tidak menyebut partai apa bukan loh ya, kelompok atau bukan," jawabnya singkat usai acara apel siaga dan temu kader jelang Pilkada serentak se-Maluku di Ambon, Rabu (4/11).
Sementara itu, Paloh juga mengakui pemerintahan Jokowi belum dapat optimal bekerja karena ada pihak yang mencari-cari kelemahan. Namun, lagi-lagi Paloh enggan mengungkap siapa pihak tersebut apakah dari partai oposisi atau bukan.
Paloh menambahkan, Partai NasDem sejauh ini masih melihat sebesar apa gangguan itu. Namun, kalau belum mengganggu stabilitas nasional, NasDem masih bisa memaklumi.
"Kalau baru ecek-ecek main di pinggiran kita bisa maklumi. Tetapi kalau mengganggu NasDem bergerak," kata Paloh.
Paloh juga merasa saat ini ada pihak yang berpura-pura mendukung pemerintahan Jokowi namun mau menyikat dari dalam. "Untuk itu kita harus berhati-hati," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Paloh juga mengingatkan para kadernya mewaspadai tindakan-tindakan kemungkinan adanya pihak sirik dengan pemerintah. Menurut dia, jika sirik satu sama lain sudah mewabah akan menjadi suatu gangguan terhadap pemerintah.
"Nantinya berimbas semakin berat perjuangan bagi pemerintah," tandasnya.
Berita Lainnya
Phablet paling tipis Samsung siap lahir dengan bodi full logam
Google rilis aplikasi pendidikan bertajuk Classroom App
HMOK Kumpulkan Koin Suap untuk Kapolda, Kejati dan Kejagung
INDOCOMETCH 2015: Target Penjualan Gagal Terealisasi
Sekda Harap BRG Kembalikan Fungsi Hidrolis Gambut Akibat Karhutla
Hari Bela Negara, Kodim Inhil akan Tampilkan Drama Kolosal Sejarah Perjuangan Pahlawan M Boya
Phablet paling tipis Samsung siap lahir dengan bodi full logam
Google rilis aplikasi pendidikan bertajuk Classroom App
HMOK Kumpulkan Koin Suap untuk Kapolda, Kejati dan Kejagung
INDOCOMETCH 2015: Target Penjualan Gagal Terealisasi
Sekda Harap BRG Kembalikan Fungsi Hidrolis Gambut Akibat Karhutla
Hari Bela Negara, Kodim Inhil akan Tampilkan Drama Kolosal Sejarah Perjuangan Pahlawan M Boya