Dari CSR Jadi Usaha Produktif, PT GIN dan Kelompok Satria Meranti Panen Perdana Ayam Kampung


Kolaborasi antara PT Guntung Idamannusa (PT GIN), Kelompok Tani Ternak Ayam Kampung Satria Meranti dan Pemerintah Desa Tanjung Simpang mulai menunjukkan hasil positif dalam upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya panen perdana budidaya ayam kampung hasil program pemberdayaan masyarakat yang didukung melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT GIN. Dalam panen perdana tersebut, sebanyak 150 ekor ayam kampung berhasil dipanen dan siap dipasarkan.

Program ini sebelumnya diawali dengan bantuan dari PT GIN berupa satu unit kandang, 150 ekor bibit ayam kampung serta pakan. Bantuan tersebut diberikan sebagai modal awal bagi kelompok masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan ayam kampung secara mandiri.

Kepala Desa Tanjung Simpang, Ferry Irawan, menyampaikan apresiasi kepada PT GIN yang telah memberikan dukungan nyata kepada masyarakat desa.

Ia berharap program pemberdayaan tersebut tidak berhenti pada panen perdana, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada PT Guntung Idamannusa atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat kami. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkelanjutan dan kerja sama antara perusahaan dengan masyarakat semakin baik,” ujar Ferry.

Komitmen keberlanjutan tersebut langsung ditunjukkan PT GIN dengan kembali memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Ternak Ayam Kampung Satria Meranti.

Pada kesempatan yang sama, perusahaan menyerahkan 1.000 ekor bibit ayam kampung, 10 karung pakan, serta membantu pemasangan meteran listrik untuk menunjang pengembangan usaha peternakan kelompok.

Bantuan lanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi kelompok, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih besar bagi masyarakat Desa Tanjung Simpang.

Humas PT Guntung Idamannusa, Dhimas Aditya, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk ikut andil dalam pemberdayaan masyarakat. Kami berharap program ini bisa menjadi pemicu bagi masyarakat maupun kelompok untuk terus berkembang dan membangun kerja sama dengan perusahaan, dengan tujuan utama meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Dhimas.

Menurutnya, panen perdana menjadi bukti bahwa bantuan yang diberikan dapat dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat. Dengan adanya tambahan 1.000 bibit ayam, pakan serta dukungan fasilitas listrik, diharapkan usaha kelompok dapat berkembang dari skala awal menuju usaha yang lebih besar dan produktif.

Kolaborasi antara perusahaan, kelompok masyarakat dan pemerintah desa ini diharapkan menjadi contoh bahwa program pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menciptakan kegiatan ekonomi produktif sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat desa.

Ke depan, PT GIN berharap Kelompok Tani Ternak Ayam Kampung Satria Meranti mampu terus meningkatkan produktivitas, mengembangkan pemasaran dan menjadikan budidaya ayam kampung sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat yang berkelanjutan.


[Ikuti Siberone.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar