Sambut HUT RI, PLN NP UP Tenayan Kembali Hadirkan Pelatihan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok demi Kemandirian Ekonomi Warga

Sambut HUT RI, PLN NP UP Tenayan Kembali Hadirkan Pelatihan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok demi Kemandirian Ekonomi Warga

SIBERONE.COM - Sebagai perwujudan nyata kepedulian dan komitmen berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional, PT PLN Nusantara Power UP Tenayan kembali menggelar kegiatan bermanfaat. Pelatihan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok pun digelar guna memperkuat ketahanan pangan warga, pada Sabtu (25/07/2026).

 

Berlangsung di lingkungan PLTU Tenayan, kegiatan yang diselenggarakan dalam semangat memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ini disambut hangat oleh masyarakat. Tercatat hampir 30 peserta hadir mengikuti pelatihan secara antusias. Dari jumlah tersebut, 25 orang merupakan anggota Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mina Cahaya Nila Sehati yang berdomisili di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.

 

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program yang sebelumnya telah berjalan dan terus didorong oleh PLN. Tujuannya tak lain adalah membangun ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga yang tinggal di lingkungan terdekat perusahaan.

 

Asisten Manajer Business Support PLN Nusantara Power UP Tenayan, Rendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban tanggung jawab sosial semata, melainkan langkah nyata untuk menumbuhkan kemandirian di tengah masyarakat.

 

"Program budidaya sistem bioflok ini adalah bukti komitmen kami yang terus berjalan. Kami ingin masyarakat, khususnya rekan-rekan di Kube Mina Cahaya Nila Sehati, memiliki keterampilan dan cara bertani yang lebih maju. Sistem ini terbukti lebih hemat biaya sekaligus ramah lingkungan. Harapannya, ilmu yang dipelajari hari ini bisa langsung dipraktikkan, menjadi sumber penghasilan tambahan, dan pada akhirnya meningkatkan taraf hidup warga Tenayan Raya," ujar Rendi.

 

Sistem bioflok sendiri merupakan cara baru dalam budidaya ikan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah kotoran ikan menjadi pakan alami yang kaya gizi. Dengan begitu, biaya pakan menjadi jauh lebih hemat, begitu pula penggunaan air dan lahan. Metode ini sangat cocok diterapkan di lingkungan pemukiman maupun oleh kelompok usaha dengan skala menengah.

 

Sementara itu, Endo selaku perwakilan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Karya Emas Bersama yang hadir sebagai narasumber turut memberikan semangat dan berbagi pengalaman nyata kepada para peserta.

 

"Sistem bioflok ini adalah solusi bagi kita yang ingin hasil melimpah meski dengan lahan terbatas. Kami sendiri sudah merasakan manfaatnya dan berkat pendampingan dari PLN, usaha kami berkembang jauh lebih baik. Untuk rekan-rekan dari Kube Mina Cahaya Nila Sehati, jangan ragu untuk memulai. Ilmunya sudah didapat, metodenya sudah teruji, sekarang tinggal tekun dan konsisten menerapkannya. Sinergi dan dukungan seperti inilah yang membuat kita masyarakat biasa pun mampu meraih hasil yang luar biasa," ungkap Endo dengan penuh semangat.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya menerima penjelasan mengenai cara menjaga kualitas air dan teknik pembentukan flok, tetapi juga terlibat dalam diskusi tanya jawab yang hidup. Hal ini tampak dari perhatian dan kesungguhan peserta saat menyimak penjelasan yang disampaikan di ruang rapat PLTU Tenayan.

 

Melalui konsistensi pelaksanaan program PLN Peduli ini, diharapkan ke depannya kawasan Industri Tenayan tak hanya dikenal sebagai pusat pembangkit energi, tetapi juga tumbuh menjadi kawasan percontohan budidaya ikan modern yang mandiri, berkelanjutan, dan menyejahterakan warga sekitar.


[Ikuti Siberone.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar