BPJAMSOSTEK Teken Nota Kesepakatan dengan Pemko Pekanbaru

BPJAMSOSTEK Pekanbaru Kota Lindungi 28.436 Orang Petugas dan Pengawas Pemilu 2024

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bpjamsostek Pekanbaru Dengan Pemko Pekanbaru terkait perlindungan petugas pemilu 2024, (Dok. BPJAMSOSTEK)

SIBERONE.COM - Upaya melindungi petugas yang terlibat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, baik itu petugas Pemilu maupaun pengawas Pemilu, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Pekanbaru Kota melaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Senin (12/2/2024) di Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru.

 

Dalam kesepakatan itu, BPJAMSOSTEK Pekanbaru Kota dan Pemko Pekanbaru siap memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi Petugas Penyelenggara dan Petugas Pengawas Pemilihan Umum dan Pilkada Tahun 2024. Nota kesepakatan itu ditandatangi langsung oleh Kepala Cabang (Kacab) BPJAMSOSTEK Pekanbaru Kota, Iman S Achwan dan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun SSTP MAP.

 

Pj Wali Kota Pekanbaru Kota, Muflihun SSTP MAP menyebutkan, BPJS Ketenagakerjaan itu penting. Makanya, ia berinisiatif memberikan perlindungan sosial bagi petugas dan pengawas Pemilu di Kota Pekanbaru melalui anggaran APBD Kota Pekanbaru Tahun 2024.

 

Menurutnya, petugas dan pengawas Pemilu wajib mendapatkan perlindungan jaminan sosial atas resiko saat melaksanakan tugasnya. Mengingat pada Pemilu 2019 lalu, banyak petugas Pemilu yang mengalami kecelakaan kerja bahkan mengalami kematian.

 

"Pemilu tahun ini harus ada cover untuk BPJS Ketenagakerjaan. Makanya, Pemko Pekanbaru ingin mendorong petugas dan pengawas Pemilu di Kota Pekanbaru terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Tugas mereka sangat banyak dan itu cukup berat. Artinya resiko kerja di lapangan juga cukup besar. Sehingga perlu adanya jaminan keselamatan dalam melaksanakan tugasnya," ujar Muflihun.

 

Sementara itu, Kacab BPJAMSOSTEK Pekanbaru Kota, Iman S Achwan mengapresiasi inisiatif Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun SSTP MAP yang memberikan perlindungan Jamsostek bagi petugas dan pengawas Pemilu. Diakuinya, perlindungan bagi para petugas dan pengawas Pemilu kali ini sangat penting. Sebab, petugas dan pengawas Pemilu di lapangan itu resiko kerjanya cukup tinggi pada penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

 

"Pada Pemilu 2024 ini, BPJAMSOSTEK Pekanbaru akan melindungi 28.436 orang petugas dan pengawas Pemilu di Kota Pekanbaru," terang Iman.

 

Adapun rinciannya, papar Iman, petugas Pemilu di KPU Komisioner 5 orang, PPK 75 orang, PPS 249 orang, Sekretariat PPK 45 orang, sekretariat PPS 249 orang, KPPS (Ketua dan Anggota) 19.292 orang dan Linmas TPS 512 orang. Total 25.427 orang.

 

"Sementara itu petugas Pemilu di Bawaslu Pekanbaru yang akan dilindungi BPJAMSOSTEK terdiri dari Pimpinan Bawaslu 5 orang, Panwascam 45 orang, Sekretariat Panwascam 120 orang, Panwas Kelurahan 83 orang dan Pengawas TPS 2.756 orang. Total ada 3.009 orang pengawas Pemilu. Jika ditotal semua, BPJAMSOSTEK akan melindungi 28.436 orang petugas dan pengawas Pemilu," ungkap Iman.

 

Iman menjabarkan, adapun program perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang akan diterima petugas dan pengawas Pemilu di Kota Pekanbaru adalah program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Perlindungan ini terhitung mulai Februari 2024 sampai dengan masa tugas selesai.

 

"Kendati masa waktu kerjanya hanya sebentar, namun ini adalah pekerjaan yang sangat berat. Pekerjaan yang sangat berat perlu adanya perlindungan kecelakaan kerja dan kematian, meskipun hal tersebut tidak diinginkan oleh masyarakat Indonesia. Terlebih beban kerja dan risiko petugas dan pengawas Pemilu 2024 yang akan dilakukan secara serentak di seluruh Tanah Air akan lebih berat dibandingkan Pemilu 2019. Pasalnya, pemilu ini terdiri dari Pemilihan Umum Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota," ucap Iman.

 

Dengan terlindungi pada program Jamsostek, lanjut Iman, petugas dan pengawas Pemilu tak perlu risau lagi dalam menjalani pekerjaan mereka. Para petugas dalam menjalankan tugasnya selangkah lebih merasa aman dan nyaman. Ini merupakan salah satu bukti hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi pekerja, termasuk para petugas dan pengawas Pemilu.

 

"Kami berkomitmen menjangkau seluruh sektor pekerja yang ada. Kehadiran negara melalui BPJAMSOSTEK ini harus dirasakan semua kalangan, terlebih bagi pekerja-pekerja yang ada di ekosistem Pemilu. Kawan-kawan yang nanti akan membantu negara dalam menyelenggarakan Pesta Demokrasi ini harus didorong agar terlindungi. Bila terlindungi, mereka bisa bekerja dengan tenang dan menjadi pekerja Indonesia yang sejahtera," ucap Iman.(yan)


[Ikuti Siberone.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar