PHRI Riau Sebut Perpisahan Anak Sekolah di Hotel Hanya Rp60.000-Rp100.000

Nofrizal: Kami Jangan Jadi Kambing Hitam

Ketua PHRI Riau, Ir Nofrizal MM

SIBERONE.COM - Imbauan pemerintah, baik Pemko Pekanbaru maupun Pemprov Riau soal larangan mengadakan perpisahan pelajar bermewah-mewahan di hotel, direspon positif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau. PHRI menegaskan, biaya per siswa, tidaklah semahal yang kerap dipersepsikan publik.

Ketua PHRI Riau, Ir Nofrizal MM meluruskan, informasi liar yang kini berkembang di tengah masyarakat. "Ini juga sudah kami sampaikan saat acara halal bi halal PHRI Riau Rabu kemarin, yang dihadiri OPD terkait. Intinya, kami PHRI Riau siap berkolaborasi dengan pemerintah, plus bisa juga mengakomodir kegiatan-kegiatan yang bersifat kemasyarakatan, khususnya pendidikan, termasuk kegiatan perpisahan, halal bi halal dan pertemuan dengan harga terjangkau," tegas Nofrizal, Kamis (16/4/2026).

Lebih lanjut, khusus untuk perpisahan siswa, pihak hotel umumnya hanya mematok harga yang spesial. Bahkan disiapkan paket yang tidak begitu mahal. Harganya berkisaran Rp60.000 hingga Rp100.000. Itu pun tergantung hotelnya.

"Kalau hotel kelas tinggi berkisar Rp90.000 hingga Rp100.000. Kalau hotel menengah bisa kurang dari Rp60.000, itu berbentuk nasi kotak. Maka tadi kita luruskan, semua hotel mengiyakan. Apalagi untuk kegiatan perpisahan, tidak terlalu mewah dan harganya pun terjangkau,” sebut Nofrizal.

Nofrizal yang juga Anggota DPRD Pekanbaru ini menjelaskan lagi, pihaknya kini perlu menyampaikan kepada masyarakat, tentang kalkulasi, berapa biaya perpisahan di sekolah, jika dibandingkan dengan di hotel. Apalagi di hotel tidak perlu lagi sewa tenda, sound system, kursi, dan sebagainya. Bahkan di hotel sudah lengkap semuanya, tak perlu lagi menyewa menyewa.

"Kami perlu sampaikan ini, agar masyarakat teredukasi, kita tidak memaksa pemerintah, tapi jangan hotel seolah-olah dijadikan kambing hitam," tegasnya lagi.

Menurut PHRI, jika pemerintah menyampaikan perpisahan tidak boleh bermewah-mewahan, pihaknya tentu sangat sepakat. Sebab itu hak pemerintah dan sekolah.

"Kami juga tidak ada paksaan, acara perpisahan harus di hotel. Tapi jangan sampai imej masyarakat membayangkan, biaya dihotel itu mahal. Padahal biaya perpisahan di hotel itu terjangkau dan terkesan mewah,” tutur Nofrizal.(yan)


[Ikuti Siberone.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar