
Ikbal Sayuti Ajak Generasi Muda Terjun ke Pertanian Modern, STII Dukung Swasembada Pangan (Sumber foto transIndonesia.co)
SIBERONE.COM – Wakil Ketua Umum (Waketum) Syarikat Tani Islam Indonesia (STII), H Ikbal Sayuti, menegaskan dukungan organisasinya terhadap program swasembada pangan yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan itu disampaikan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 STII yang digelar di Menara Dakwah, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Ikbal mengatakan, peringatan delapan dekade STII harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam memajukan sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
“STII berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ketahanan pangan merupakan hal penting bagi bangsa, sehingga perlu didukung melalui penguatan peran petani, inovasi, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern,” ujar Ikbal Sayuti.
Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga organisasi pertanian dan generasi muda.
Salah satu langkah yang didorong STII adalah pengembangan pertanian modern melalui sayap organisasinya, termasuk Srikandi Tani STII. Program tersebut antara lain dilakukan melalui pemanfaatan teknologi greenhouse atau rumah kaca untuk mendukung kegiatan budidaya yang lebih produktif.
“Kita ingin pertanian semakin maju dan diminati generasi muda. Karena itu, inovasi dan penggunaan teknologi harus terus didorong agar sektor pertanian memiliki daya tarik sekaligus mampu meningkatkan produktivitas,” katanya.
Selain pengembangan teknologi, STII juga menaruh perhatian pada peningkatan pengetahuan dan regenerasi petani melalui edukasi berkelanjutan.
Salah satunya melalui program Ngaji Pertanian, yakni diskusi mingguan yang membahas berbagai persoalan pertanian, termasuk regenerasi pemuda tani dan penguatan industri perbenihan nasional.
Ikbal menilai, regenerasi petani menjadi tantangan penting yang perlu dijawab agar keberlangsungan produksi pangan nasional tetap terjaga.
“Regenerasi petani harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak muda perlu diberikan ruang, pengetahuan, dan kesempatan untuk mengembangkan pertanian dengan pendekatan yang lebih modern. Dengan begitu, kita bisa membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan industri perbenihan nasional juga menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian. Ketersediaan benih berkualitas diharapkan mampu menunjang hasil produksi sekaligus memperkuat kemandirian pangan Indonesia.
Melalui peringatan HUT ke-80 ini, STII berharap dapat terus memperkuat peran dalam pemberdayaan petani, pengembangan inovasi, serta mendukung agenda swasembada pangan pemerintah.
“Harapan kita, STII terus berkontribusi nyata bagi petani dan bangsa. Momentum 80 tahun ini harus menjadi semangat untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” tutup Ikbal.