Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN NP UP Tenayan Perluas Pemanfaatan FABA di Sektor Pertanian

Jumat, 09 Oktober 2026

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN NP UP Tenayan Perluas Pemanfaatan FABA di Sektor Pertanian

SIBERONE.COM – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkit (UP) Tenayan menjalin kerja sama dengan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Riau untuk mengembangkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) di sektor pertanian.

Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 22 September 2026 tersebut diarahkan untuk mendukung penggunaan FABA sebagai material pembenah tanah. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya mendorong pemanfaatan material sisa pembakaran batu bara agar memiliki nilai guna lebih luas.

Kepala BRMP Riau, Dr. Agus Wahyana Anggara, menyampaikan bahwa pemanfaatan FABA untuk pertanian menunjukkan potensi positif. Penerapan di IP2MP Siak dan IP2MP Kubang Jaya, menurutnya, telah membantu memperbaiki kondisi tanah dan menetralkan pH tanah.

Kegiatan tersebut juga melibatkan ketua tim kerja dan penyuluh pertanian dari berbagai wilayah di Provinsi Riau yang mengikuti diskusi melalui Zoom Meeting. Pembahasan mencakup mekanisme memperoleh FABA serta peluang penerapannya untuk mendukung kegiatan pertanian di daerah masing-masing.

Manajer Unit PT PLN Nusantara Power UP Tenayan, Khoirul Huda, berharap kerja sama dengan BRMP Riau dapat membuka peluang pemanfaatan FABA secara lebih luas dan tepat guna.

Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong inovasi yang memberikan manfaat bagi sektor pertanian dan masyarakat.

Kerja sama ini sejalan dengan semangat kolaborasi dan gotong royong yang dimaknai dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Kedua pihak diharapkan dapat terus mengembangkan pemanfaatan FABA dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku serta aspek keamanan dan lingkungan.

Melalui sinergi tersebut, pemanfaatan FABA diharapkan dapat mendukung pengembangan pertanian sekaligus mendorong pengelolaan material sisa industri yang lebih bertanggung jawab.