
HPN 2026, Dukungan PLN Nusantara Power UP Tenayan Perkuat Fasilitas Konservasi Gajah
SIBERONE.COM – Menjaga keberadaan satwa liar membutuhkan lebih dari sekadar perlindungan terhadap satwa itu sendiri. Habitat yang aman, fasilitas pendukung, serta pemahaman masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan konservasi.
Pesan tersebut turut disampaikan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Tenayan melalui dukungannya terhadap konservasi Gajah Sumatera di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina.
Dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, dukungan tersebut diperkenalkan kepada Puteri Indonesia Riau Prima Yohana, M.Kom yang berkunjung ke kawasan TWA Buluh Cina, Jumat (21/8/2026).
Pada kesempatan itu, Prima melihat langsung fasilitas yang menjadi bagian dari dukungan perusahaan untuk kegiatan konservasi. PLN Nusantara Power UP Tenayan sebelumnya memberikan dukungan berupa sumber air, pembangunan pagar exhibit, serta kendaraan patroli.
Fasilitas tersebut memiliki peran dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi. Ketersediaan sumber air, misalnya, menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang keberadaan satwa, sementara kendaraan patroli dapat mendukung aktivitas pemantauan di kawasan.
Tidak kalah penting, keberadaan pagar exhibit juga membantu pengelolaan area satwa sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal Gajah Sumatera dalam konteks wisata edukasi.
Kunjungan tersebut tidak hanya memperlihatkan fasilitas yang telah didukung perusahaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami lebih jauh tantangan konservasi satwa liar.
Gajah Sumatera merupakan bagian dari kekayaan hayati Indonesia yang keberadaannya perlu dijaga. Berkurangnya habitat dan perubahan kondisi lingkungan menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama.
Manajer Unit Pembangkitan PLTU Tenayan, Khoirul Huda, mengatakan perusahaan berupaya mengambil bagian dalam mendukung upaya konservasi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Konservasi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berupaya mengambil bagian sesuai dengan kapasitas perusahaan melalui dukungan fasilitas dan kolaborasi dengan stakeholder yang bergerak di bidang lingkungan,” katanya.
Menurutnya, edukasi juga memiliki posisi penting dalam upaya pelestarian. Semakin banyak masyarakat memahami peran satwa dan habitatnya, semakin besar peluang tumbuhnya kepedulian untuk menjaga lingkungan.
Kehadiran Puteri Indonesia Riau dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperluas pesan konservasi kepada publik. Informasi mengenai Gajah Sumatera diharapkan dapat semakin dikenal, khususnya mengenai pentingnya menjaga habitat dan ekosistemnya.
Momentum HPN 2026 pun menjadi ruang bagi PLN Nusantara Power UP Tenayan untuk menunjukkan bahwa hubungan dengan stakeholder dapat dibangun melalui kegiatan yang memberikan nilai edukasi sekaligus manfaat lingkungan.
Komitmen tersebut berjalan seiring dengan tugas perusahaan dalam menjaga keandalan pembangkitan listrik. Energi yang dibutuhkan masyarakat dan kelestarian lingkungan dipandang sebagai dua hal yang perlu berjalan bersama.
Melalui dukungan konservasi dan komunikasi dengan stakeholder, PLN Nusantara Power UP Tenayan berharap kepedulian terhadap Gajah Sumatera dapat terus tumbuh dan melibatkan lebih banyak pihak.
Sebab, ketika habitat gajah terlindungi, pada saat yang sama manusia turut menjaga hutan dan ekosistem yang menopang kehidupan bersama.