Semangat HUT ke-81 RI, PLN UP Tenayan Dorong Inovasi FABA untuk Fasilitas Publik

Rabu, 12 Agustus 2026

Semarak HUT ke-81 RI, PLN UP Tenayan Dorong Inovasi FABA untuk Fasilitas Publik

SIBERONE.COM – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Tenayan memperkenalkan inovasi pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dalam rangkaian kegiatan Green Cities Mayors Caucus (GCMC) Pekanbaru 2026.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan FABA sebagai salah satu material konstruksi Pojok Baca Digital (POCADI) yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang, Kota Pekanbaru.

Pemanfaatan material hasil samping operasional PLTU Tenayan tersebut menjadi salah satu langkah PLN Nusantara Power UP Tenayan dalam menghadirkan nilai tambah dari FABA. Material tersebut tidak hanya dikelola sebagai hasil samping pembangkit, tetapi dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembangunan fasilitas yang dapat digunakan masyarakat.

POCADI Kaca Mayang sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta PT PLN Nusantara Power UP Tenayan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Fasilitas tersebut dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap literasi melalui ruang baca yang nyaman sekaligus memanfaatkan teknologi digital. Kehadirannya di ruang publik diharapkan dapat menjadi sarana masyarakat untuk memperoleh berbagai informasi dan bahan bacaan.

Assistant Manager Operasi PLTU Tenayan, Angga Ramadian Permadi, mengatakan pemanfaatan FABA pada pembangunan POCADI menjadi contoh bahwa material hasil samping operasional pembangkit masih dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan manfaat baru bagi masyarakat.

“Pemanfaatan FABA pada POCADI menjadi contoh bahwa material hasil samping operasional PLTU dapat diolah dan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga FABA memiliki nilai guna dan dapat mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan FABA tersebut juga sejalan dengan upaya PLN Nusantara Power dalam mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular. Material hasil samping pembangkit diarahkan agar dapat dimanfaatkan kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

FABA sendiri dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk sebagai material konstruksi seperti paving block, batako, buis beton, maupun campuran beton.

Melalui partisipasinya dalam GCMC Pekanbaru 2026, PLN Nusantara Power UP Tenayan menunjukkan bahwa inovasi pengelolaan material hasil samping dapat dikembangkan bersamaan dengan program yang memberikan manfaat sosial.

POCADI Kaca Mayang menjadi salah satu gambaran bagaimana aspek lingkungan dapat dipadukan dengan pembangunan fasilitas publik dan penguatan budaya literasi masyarakat.

Di tengah momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, PLN Nusantara Power UP Tenayan terus mendorong berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta mendorong pemanfaatan material hasil samping secara lebih optimal guna mendukung pembangunan yang hijau dan berkelanjutan.

Dirgahayu Indonesia! Dirgahayu Republik Indonesia! Selamat HUT ke-81 RI. Semoga semangat kemerdekaan terus menjadi energi untuk berinovasi, berkolaborasi, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang semakin hijau, maju, dan berkelanjutan.