
Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Terus Dorong Pertumbuhan Kepesertaan di Sumatera Barat
SIBERONE.COM — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dalam mendorong peningkatan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Sumatera Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk melihat perkembangan kepesertaan, memetakan potensi perluasan perlindungan, sekaligus memperkuat langkah kolaboratif agar semakin banyak pekerja di Sumatera Barat dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Sumatera Barat terus menunjukkan peluang untuk dikembangkan, khususnya dalam menjangkau pekerja informal dan pekerja rentan.
Data dalam RPJPD Sumatera Barat mencatat cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 26,17 persen dari angkatan kerja yang bekerja, dengan cakupan pekerja informal dan pekerja sektor kontruksi yang masih perlu terus didorong. Kondisi tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperluas perlindungan menuju Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sumatera Barat.
Pada tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan penambahan hingga 229.804 peserta baru. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi pemerintah daerah, pemerintah nagari, dunia usaha melalui program CSR, Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan, penguatan perlindungan pekerja pada sektor Jasa Konstruksi serta pemenuhan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sesuai ketentuan serta berbagai sumber pendanaan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau, Ibkar Saloma menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan berbagai upaya perluasan kepesertaan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat pekerja.
“Monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum bagi kita untuk melihat perkembangan sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikolaborasikan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami ingin memastikan semakin banyak pekerja di Sumatera Barat dapat merasakan manfaat perlindungan jaminan sosial,” ujar Ibkar.
Menurutnya, perluasan perlindungan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun stakeholder lainnya yang memiliki peran strategis dalam menjangkau pekerja di berbagai sektor.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang terus memberikan perhatian terhadap perlindungan pekerja. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis cakupan kepesertaan dapat terus bertumbuh dan menjangkau lebih banyak pekerja, khususnya pekerja rentan dan pekerja informal,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melakukan pembahasan terhadap perkembangan kepesertaan, potensi perluasan perlindungan, serta berbagai langkah yang dapat dilakukan secara bersama untuk memperkuat cakupan kepesertaan di daerah.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan berbagai upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperluas perlindungan bagi pekerja rentan. Salah satunya melalui Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan, yang melibatkan seluruh OPD di Provinsi, Kabupaten, dan Kota untuk turut berkontribusi memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja rentan.
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, pemerintah nagari, dunia usaha, asosiasi, komunitas, serta berbagai kelompok pekerja. Dengan pendekatan yang kolaboratif, potensi kepesertaan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara lebih optimal.
BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), sehingga semakin banyak pekerja di Sumatera Barat dapat bekerja dengan aman, tenang dan terlindungi.(yan)