Sambut HUT RI ke 81, PLN NP UP Tenayan Gelar Pelatihan Budidaya Nila Sistem Bioflok

Rabu, 05 Agustus 2026

Foto bersama peserta pelatih budi daya ikan nila sistem bioflok. (Sumber foto: wartawan siberone/Nia)


PEKANBARU — Menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN Nusantara Power Unit Pelaksana Tenayan kembali menggelar pelatihan budidaya ikan nila berbasis sistem bioflok. Kegiatan ini digelar sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar, Sabtu (25/7).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan ini disambut hangat oleh masyarakat. Sebanyak hampir 30 warga hadir mengikuti pelatihan secara intensif, di mana 25 di antaranya adalah anggota Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mina Cahaya Nila Sehati yang berdomisili di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.

Pelatihan ini merupakan rangkaian lanjutan dari program-program sebelumnya yang telah berjalan sukses. PLN secara berkelanjutan mendorong kegiatan ini guna menciptakan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang penghasilan baru bagi warga yang tinggal di wilayah lingkar satu perusahaan.

Rendi, Asisten Manajer Bisnis Support PLN NP UP Tenayan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan semata, melainkan langkah nyata untuk membangun kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

"Program budidaya sistem bioflok ini adalah wujud komitmen kami yang terus berjalan. Kami ingin masyarakat, khususnya Kube Mina Cahaya Nila Sehati, memiliki keterampilan dan daya saing yang lebih modern. Sistem bioflok ini terbukti lebih hemat biaya sekaligus ramah lingkungan. Harapannya, ilmu yang dipelajari hari ini bisa langsung diterapkan, menjadi sumber penghasilan keluarga, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga di Tenayan Raya," ujar Rendi.

Sistem bioflok sendiri merupakan inovasi dalam dunia perikanan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengubah kotoran ikan menjadi pakan yang kaya nutrisi. Selain menekan biaya pakan secara signifikan, metode ini juga sangat efisien dalam penggunaan air dan lahan — sehingga sangat cocok diterapkan oleh warga di kawasan perkotaan maupun kelompok usaha berskala menengah.

Endo, perwakilan dari Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Karya Emas Bersama yang hadir sebagai pemateri, berbagi pengalaman nyata sekaligus memotivasi para peserta.

"Sistem bioflok ini adalah solusi tepat bagi siapa saja yang ingin hasil maksimal meski dengan keterbatasan lahan. Kami sendiri sudah merasakan langsung bagaimana pendampingan dari PLN membuat usaha kami berkembang pesat. Kepada rekan-rekan dari Kube Mina Cahaya Nila Sehati, jangan ragu untuk memulai. Ilmunya sudah didapat, metodenya sudah teruji — sekarang tinggal konsisten menerapkannya. Kerja sama dan dukungan seperti inilah yang membuat kita, masyarakat biasa, bisa memanen hasil yang luar biasa," tutur Endo dengan penuh semangat.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan materi mengenai pengelolaan kualitas air dan cara pembentukan bioflok. Mereka juga terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Antusiasme serta kesungguhan peserta terlihat jelas sepanjang pelatihan yang difasilitasi oleh tim PLN Nusantara Power tersebut.

Melalui upaya yang dilakukan secara berkesinambungan dalam program PLN Peduli ini, diharapkan kawasan Industri Tenayan ke depannya tidak hanya dikenal sebagai pusat penyedia energi listrik, melainkan berkembang menjadi kawasan teladan budidaya perikanan modern yang mandiri dan menyejahterakan masyarakat.