Ekselensia Leadership Camp YES Pekanbaru X YES Dumai Bekali Awardee dengan Jiwa Kepemimpinan dan Semangat Kolaborasi

Senin, 27 Juli 2026

Foto Awardee YES Wilayah Pekanbaru & Dumai bersama pimpinan cabang Dompet Dhuafa Riau, Bapak Hendi Mardika, PIC Program Pendidika Dompet Dhuafa Riau, Redovan Jamil, Mentor Yes Pekanbaru & Dumai beserta panitia. (Sumber foto: Humas Dompet Dhuafa Pekanbaru

PEKANBARU — Semangat belajar, bertumbuh, dan saling menginspirasi mewarnai pelaksanaan Ekselensia Leadership Camp yang diselenggarakan oleh Youth Ekselensia Scholarship (YES) Pekanbaru bersama YES Dumai pada 25–26 Juli 2026 di Badnur Miniatur Riau, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para awardee untuk memperkuat karakter kepemimpinan, mengembangkan potensi diri, sekaligus membangun jejaring kolaborasi antarpenerima beasiswa dari dua wilayah.(26/7/2026). 

Mengusung tema "Lead Yourself, Impact Others", kegiatan ini diikuti oleh puluhan awardee Youth Ekselensia Scholarship dari Pekanbaru dan Dumai. Selama dua hari, peserta tidak hanya memperoleh materi dari para narasumber inspiratif, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas kelompok, outbound, diskusi, serta sesi refleksi yang dirancang untuk melatih kemampuan memimpin diri sendiri, bekerja dalam tim, dan mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Leadership Camp ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen Youth Ekselensia Scholarship dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat. Program ini meyakini bahwa seorang pemimpin lahir dari proses pembelajaran yang berkelanjutan, pengalaman, serta keberanian menghadapi berbagai tantangan.

Beragam materi inspiratif disampaikan oleh para narasumber yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing. Hendi Mardika, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau, membuka sesi pembelajaran dengan menyampaikan materi mengenai Value Dompet Dhuafa, yang menekankan pentingnya nilai-nilai integritas, kepedulian, profesionalisme, serta semangat melayani sesama sebagai fondasi seorang pemimpin.

Dalam penyampaiannya, Hendi Mardika mengingatkan bahwa kepemimpinan bukanlah sesuatu yang hadir secara instan.

"Seorang pemimpin tidak hanya dilahirkan untuk memimpin, tetapi juga ditempa melalui proses, pengalaman, tantangan, dan keberanian untuk terus bertumbuh."

Pesan tersebut menjadi salah satu semangat utama yang mengiringi seluruh rangkaian kegiatan Leadership Camp.

Selanjutnya, Redovan Jamil, selaku PIC Youth Ekselensia Scholarship Dompet Dhuafa Riau, memberikan motivasi mengenai pentingnya memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang untuk bertumbuh. Dalam materinya, ia mengajak para awardee untuk berani mengejar prestasi, aktif dalam organisasi, memperluas jejaring, serta membangun kapasitas diri sejak dini.

"Kesuksesan di bangku kuliah tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh pengalaman, relasi, dan keberanian mengambil peluang untuk belajar," menjadi pesan yang ditekankan kepada seluruh peserta.

Materi kepemimpinan kemudian disampaikan oleh Muhammad Ravi, Presiden Mahasiswa Universitas Riau Tahun 2024. Ia mengajak peserta memahami bahwa kepemimpinan yang berkualitas lahir dari kemampuan mendengarkan, melayani, membangun komunikasi yang efektif, serta mampu memberikan pengaruh positif bagi orang lain.

Menurutnya, seorang pemimpin bukan hanya mampu mengarahkan tim, tetapi juga mampu menjadi teladan melalui tindakan nyata dan konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai yang diyakini.

Aspek spiritual juga menjadi bagian penting dalam Leadership Camp ini. Zikri Adrian, yang dikenal sebagai Guru Ngaji Gen-Z, menyampaikan materi mengenai motivasi mencintai Al-Qur'an sekaligus berbagi teknik menghafal Al-Qur'an secara efektif. Ia mengajak para awardee agar menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi dalam membangun karakter, menjaga semangat belajar, serta memperkuat nilai-nilai kehidupan.

Sementara itu, suasana semakin hidup melalui berbagai permainan edukatif dan outbound yang dipandu oleh Darwin Suhendi. Berbagai simulasi dan tantangan yang diberikan tidak hanya menguji kekompakan peserta, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, strategi, pengambilan keputusan, serta penyelesaian masalah secara kolaboratif.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Melalui dinamika kelompok, para awardee diajak untuk mengenali potensi diri, membangun rasa percaya diri, belajar menghadapi tekanan, serta memahami bahwa kepemimpinan selalu dimulai dari kemampuan mengelola diri sendiri sebelum memimpin orang lain.

Selain menjadi ruang pengembangan kapasitas, Leadership Camp ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara awardee YES Pekanbaru dan YES Dumai. Berasal dari latar belakang, kampus, dan pengalaman yang berbeda, para peserta saling berbagi cerita, bertukar gagasan, hingga membangun jejaring yang diharapkan dapat terus terjalin setelah kegiatan berakhir.

Suasana kebersamaan yang hangat terlihat sepanjang kegiatan. Setiap sesi dipenuhi antusiasme peserta yang aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan saling mendukung dalam setiap tantangan yang diberikan. Kebersamaan tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperkuat rasa kekeluargaan di antara para awardee.

Melalui Ekselensia Leadership Camp ini, Youth Ekselensia Scholarship berharap setiap awardee mampu membawa pulang lebih dari sekadar materi pembelajaran. Mereka diharapkan memiliki keberanian untuk memimpin diri sendiri, semangat untuk terus bertumbuh, serta komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan, kampus, dan masyarakat.

Ekselensia Leadership Camp menjadi salah satu bentuk ikhtiar Youth Ekselensia Scholarship dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang unggul, berkarakter, adaptif, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama.

Together We Grow, Lead, and Inspire!