Kunjungan ke BNI, Disdukcapil Inhil Dorong Penggunaan IKD untuk Kemudahan Layanan

Selasa, 28 April 2026

Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP), Aldi Kusnandar saat melihat proses layanan biometrik yang terintegrasi dengan KTP.

SIBERONE.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdupencapil) terus memberikan pelayanan inovatif dalam rangka mempermudah akses masyarakat dalam berurusan. Kali ini Disdupencapil Inhil berusaha menerobos Aplikasi Indentitas Kependudukan Digital (IKD) untuk bisa dimanfaatkan masyarakat. 

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan dokumen resmi yang diakui negara dan dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam berbagai urusan administrasi, salah satunya di Bank-bank yang ada di daerah. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Meiza Hardi melalui Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP), Aldi Kusnandar menjelaskan, bahwa IKD merupakan program nasional berbasis digital dari pemerintah pusat, yang berisi tentang semua dokumen kependudukan masyarakat. 

“IKD ini kan program aplikasi langsung dari pusat, secara fungsi sebagai identitas digital yang memuat data seperti KTP, Kartu Keluarga, hingga Kartu Identitas Anak,” ujar Aldi.

Adapun tujuan utama dari Aplikasi IKD ini menurutnya adalah, memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat terutama ketika tidak membawa dokumen fisik. Namun kehadiran dari aplikasi tersebut tidak serta merta langsung diterima dengan baik oleh pihak lain secara merata. 

“Tujuannya supaya masyarakat lebih efisien. Ketika tidak membawa KTP fisik, bisa menunjukkan secara digital. Hanya saja di sebagian daerah belum sepenuhnya menerapkan pemanfaatan IKD tersebut. Alasannya apa, kita juga kurang tahu, tapi yang jelas IKD ini merupakan bagian dari kebijakan transformasi digital pemerintah,” tambahnya.

Menyikapi fenomena ketidaksiapan pihak lain dalam penerapan penggunaan aplikasi IKD ini tidak serta merta menyurutkan langkah Disdupencapil Inhil untuk terus berusaha memudahkan masyarakat, Aldi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong implementasi IKD, termasuk melakukan sosialisasi ke sejumlah perbankan di wilayah Inhil.

“Kami pernah sosialisasi ke beberapa bank, sekaligus aktivasi IKD untuk karyawannya. Namun sepertinya kebijakan itu belum sepenuhnya turun dari pusat masing-masing bank, bahwa IKD adalah dokumen digital resmi. Makanya sebagian bank masih meminta kartu fisik KTP, alasannya untuk difotokopi sebagai arsip,” jelasnya.

Bukan sampai di situ saja, Disdukcapil Inhil bahkan juga telah menyurati pihak terkait termasuk juga perbankan di dalamnya untuk pemanfaatan IKD,  yang diperkuat dengan pembubuhan tanda tangan Bupati Indragiri Hilir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah

Meskipun masih banyak yang belum begitu merespon program ini, akan tetapi dari sekian upaya yang sudah dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang terhitung sangat memuaskan karena dianggap koheren dengan subtansi pemikiran disdupencapil Inhil. 

Untuk memastikan implementasi di lapangan, Disdukcapil Inhil juga melakukan kunjungan langsung ke kantor Bank BNI Cabang Tembilahan, Senin (27/4/26) pagi. Dan langsung menanyakan apakah IKD sudah dapat digunakan ketika masyarakat tidak membawa fisik KTP. 

Selain dari kemahiran pimpinan BNI Cabang Tembilahan yang selalu up-to-date dalam membaca inovasi pelayanan. Diketahui, secara nasional Bank BNI juga telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI, termasuk integrasi sistem data kependudukan dengan aplikasi perbankan milik BNI sehingga memudahkan masyarakat saat ada urusan.

Pimpinan Cabang BNI Tembilahan saat dijumpai membenarkan bahwa secara nasional Bank BNI telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI. 

"Kita itu kan memang ada kerjasama dengan dukcapil pusat jadi semua KTP di seluruh Indonesia yang sudah ada perekaman, itu terintegrasi dengan sistem kita, langsung konek. Saat si nasabah aktivasi wonder, melakukan aktivasi and roll wonder langsung terintegrasi langsung ada namanya disitu, itu yang pertama terhadap wonder. Namun perlu digarisbawahi ada trx tertentu yang membutuhkan KTP fisik saat ini, kedepannya bisa jadi ditiadakan," imbuhnya.