Sosialisasi Narkoba di Sungai Luar, Polres Inhil Tekankan Peran Aktif Warga

Selasa, 21 April 2026

Foto bersama setelah pelaksanaan Sosialisasi Narkoba di Sungai Luar

SIBERONE.COM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, Polres Indragiri Hilir melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan sosialisasi di Aula Kantor Desa Sungai Luar, Selasa (21/04/2026) sekira pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Inhil IPTU Agus Ferinaldi, S.Sos., M.H, serta dihadiri oleh Kepala Desa Sungai Luar Baharuddin, S.Pd.I, Kepala Puskesmas Sungai Piring Endang Suratmi, S.ST., M.KM, perwakilan Ketua RW dan RT, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Luar Bripka Eko Priono, staf Binmas Polres Inhil, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Desa Sungai Luar, dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh Kasat Binmas Polres Inhil.

Dalam paparannya, IPTU Agus Ferinaldi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Selanjutnya, Kepala Puskesmas Sungai Piring turut memberikan materi terkait dampak kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan peserta.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat lebih memahami jenis-jenis narkoba serta dampak yang ditimbulkannya, mendorong partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi guna pencegahan peredaran narkoba, serta menciptakan kolaborasi antara semua pihak dalam memerangi kejahatan narkotika.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya narkoba serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Sinergi antara Polri, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan  tegas Kapolres.