
PT PLN Nusantara Power UP Tenayan saat turun ke lapangan. (Humas PLN Tenayan).
PEKANBARU – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para tenaga kerja wanita dari PT PLN Nusantara Power UP Tenayan kembali menunjukkan eksistensinya. Mereka membuktikan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tetap relevan dan hidup di zaman modern ini, Selasa (21 April 2026).
Selain berperan vital dalam menjamin ketersediaan dan keandalan pasokan listrik di Riau, para Srikandi ini juga aktif berkontribusi dalam perubahan sosial melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Fokus kegiatan mereka tertuju pada tiga bidang utama, yaitu pemberdayaan masyarakat, aksi kemanusiaan, dan dunia pendidikan.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa sosok Kartini masa kini tidak hanya hadir untuk menerangi rumah-rumah lewat energi listrik, tetapi juga menerangi kehidupan masyarakat melalui kepedulian yang nyata. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk meningkatkan harkat hidup dan kesejahteraan bersama secara menyeluruh.
Kehadiran Srikandi PLN NP UP Tenayan di tengah masyarakat membawa misi mulia yang selaras dengan nilai-nilai emansipasi. Dari sisi Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana, mereka bergerak cepat dalam memberikan bantuan. Mulai dari pengiriman logistik, obat-obatan, hingga perlengkapan kebersihan untuk korban bencana, baik yang berada di dalam maupun luar wilayah Riau. Kepedulian ini juga diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim serta pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu di sekitar area operasional, guna sedikit meringankan beban ekonomi keluarga.
Dari sisi Pemberdayaan Masyarakat, sejalan dengan cita-cita Kartini yang menginginkan kemandirian, tim Srikandi juga aktif melakukan pendampingan. Mereka membantu masyarakat lokal untuk mengembangkan potensi ekonomi yang ada di daerahnya. Program ini dirancang agar warga dapat berdiri di atas kaki sendiri, sehingga keberadaan perusahaan dapat berdampak langsung pada kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, di bidang Pendidikan, mereka terus mengusung semangat Kartini dalam memperjuangkan akses ilmu pengetahuan. Bantuan berupa sarana dan prasarana belajar diserahkan kepada siswa-siswi di sekolah-sekolah yang membutuhkan. Dukungan ini diharapkan dapat memfasilitasi generasi muda agar tetap semangat belajar dan berprestasi meski dalam keterbatasan fasilitas.
Manager UP Tenayan, Bapak Khoirul Huda, menyampaikan apresiasinya yang tinggi. Menurutnya, peran aktif Srikandi ini menunjukkan betapa pentingnya kontribusi perempuan dalam menjaga keharmonisan hubungan antara perusahaan dan lingkungan sekitar.
"Srikandi kami adalah representasi sisi humanis di balik teknologi pembangkitan. Di momen spesial ini, mereka membuktikan bahwa keahlian teknis bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial yang tinggi. Lewat program pemberdayaan dan pendidikan, PLN Nusantara Power tidak hanya menyalurkan energi listrik, tetapi juga menyalurkan harapan baru bagi masyarakat," ujar Khoirul Huda.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan Srikandi PLN NP UP Tenayan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi rekan-rekan kerjanya untuk berbagi di sela-sela kesibukan pekerjaan. "Kami percaya bahwa energi yang kami kelola harus seimbang dengan energi kebaikan yang kami bagikan kepada sesama. Ini adalah cara kami menghormati dan memaknai kembali semangat Kartini di era sekarang," tutupnya.