
Penyerahan secara simbolis Perahu Pendidikan Pedalaman di Pedalaman Batang Gangsal kolaborasi antara BGTK dan Dompet Dhuafa Riau.
SIBERONE.COM - Akses yang sulit masih menjadi tantangan utama pendidikan di wilayah pedalaman. Namun, melalui peresmian Perahu Pendidikan Pedalaman, kolaborasi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau bersama Dompet Dhuafa Riau membuktikan hadirnya solusi nyata atas tantangan tersebut.
Kolaborasi lintas sektor ini secara resmi menghadirkan Perahu Pendidikan Pedalaman bagi SDN 004 Rantau Langsat Kelas Jauh, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu. Perahu tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penunjang mobilitas guru dalam menjalankan tugas mengajar di wilayah yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai.
Kegiatan serah terima dihadiri oleh Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau, Hendi Mardika, serta Kepala BGTK Provinsi Riau, Ibu Reisky Bestary, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus meresmikan perahu pendidikan pedalaman tersebut. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indragiri Hulu, Syahruddin, S.Sos., M.T., Kepala Bidang SD Disdik Inhu Sri Supriantoni, Koordinator Wilayah Kecamatan Batang Gansal Epiwaldi beserta rombongan, Kepala SDN 004 Rantau Langsat Bapak Ma’ruf, S.Pd.I., Kepala Desa Rantau Langsat Ibu Rosmawati, S.Pd., Sekretaris Desa Helmi Warsono, S.Pd., serta para majelis guru.
Dalam sambutannya, Kepala SDN 004 Rantau Langsat, Bapak Ma’ruf, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas bantuan perahu yang sangat dibutuhkan para guru. Menurutnya, selama ini guru harus menghadapi tantangan medan sungai yang tidak mudah demi memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan. Ia juga mengapresiasi dukungan dari BGTK Riau dan Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Rantau Langsat, Ibu Rosmawati, S.Pd. Ia menilai kehadiran perahu pendidikan ini bukan sekadar bantuan sarana transportasi, melainkan wujud kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak-anak pedalaman. “Ini adalah bentuk nyata perhatian Dompet Dhuafa Riau kepada guru dan pendidikan di desa kami,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau, Hendi Mardika, menyampaikan bahwa peresmian Perahu Pendidikan Pedalaman ini menjadi momentum yang sangat bermakna, terlebih karena dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah. Dompet Dhuafa Riau, lanjutnya, terus berkomitmen menghadirkan program-program pendidikan yang inklusif dan berkeadilan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Guru-guru inilah yang setiap hari berjuang menembus keterbatasan demi mencerdaskan anak bangsa. Perahu ini diharapkan dapat menjadi penguat langkah mereka. Mari terus bergerak, berkolaborasi, dan menyalakan harapan dari pelosok negeri,” tutur Hendi.
Puncak acara ditandai dengan peresmian Perahu Pendidikan Pedalaman oleh Kepala BGTK Provinsi Riau, Ibu Reisky Bestary, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas komitmennya dalam mendukung pendidikan di daerah terpencil.
“Perahu ini bukan hanya alat transportasi, tetapi simbol kepedulian dan kolaborasi. Harapan kami, fasilitas ini dapat memudahkan guru-guru menjangkau sekolah dan menjalankan tugas mulia mereka,” ungkap Reisky. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu.
Dengan diresmikannya Perahu Pendidikan Pedalaman ini, diharapkan hambatan geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi keberlangsungan proses pendidikan. Kolaborasi antara lembaga filantropi, pemerintah, dan masyarakat menjadi bukti bahwa pendidikan di wilayah pedalaman tetap menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan generasi penerus bangsa.